ADVERTISEMENT
Aksesnews.com
Rabu, April 29, 2026
No Result
View All Result
  • Nasional
    • Jakarta
    • Maluku
    • Maluku Utara
  • Daerah
    • Kota Ternate
    • Halmahera Selatan
    • Sofifi
    • Tidore
  • Pemerintahan
    • DPRD
  • Politik
  • Advektorial
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Ragam
  • Pendidikan
Morning News
  • Beranda
  • Dprd
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Ragam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Advektorial

Bekal Dua Dasawarsa untuk Masa Depan Maluku Utara 

Redaksi by Redaksi
Selasa,17 Desember 2024
A A

AKSESNEWS.COM, TERNATE – Provinsi Maluku Utara berusaha mencapai target-target pembangunan guna menjawab tantangan perubahan zaman. Apa yang terjadi dalam 20 tahun terakhir menjadi pembelajaran untuk melangkah lebih baik lagi.

Dokumen Laporan Evaluasi Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi Maluku Utara tahun 2005-2025 membawa pembacanya untuk melihat apa yang terjadi selama 20 tahun terakhir. Laporan tersebut menjadi tonggak penting dalam merefleksikan perjalanan pembangunan di provinsi seluas lebih dari 32 ribu kilometer persegi itu.

Secara umum, Provinsi Maluku Utara telah mencapai sebagian besar target yang ditetapkan dalam RPJPD. Indikatornya ada pada pertumbuhan ekonomi, peningkatan infrastruktur, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat yang menjadi sorotan positif. Namun demikian, masih ada beberapa aspek yang membutuhkan perhatian lebih lanjut, seperti peningkatan akses pendidikan dan kesehatan, serta pembangunan berkelanjutan.

Ada pula keterbatasan yang menghambat pencapaian tujuan RPJPD, misalkan masalah sumber daya, perubahan kondisi sosial-ekonomi, hingga kendala politik. Sebagai pemimpin di masa transisi, Penjabat Gubernur Maluku Utara, Samsuddin Abdul Kadir mengatakan harus tetap menjaga jalannya roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. “Ibarat memegang tongkat estafet, setidaknya jangan sampai turun apalagi jatuh,” kata Samsuddin.

“Dijaga betul sambil menunggu tongkat estafet itu beralih kepada kepala daerah definitif hasil pemilihan umum kepala daerah (pilkada).”

Sekarang, pilkada sudah usai dan berjalan dengan baik di Provinsi Maluku Utara. Samsuddin mengimbau agar masyarakat menghilangkan polarisasi. “Mari kita bergandeng tangan untuk membangun Maluku Utara, kita bekerja sesuai bidang masing-masing,” ujarnya.

Masih banyak pekerjaan rumah yang harus dituntaskan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Maluku Utara sepanjang 2019 sampai 2024 mengalami kenaikan, meski masih di bawah rata-rata IPM nasional. Angka IPM ini mencerminkan kondisi kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak. Ada empat variabelnya, yakni usia harapan hidup, harapan lama sekolah, rata-rata lama sekolah, dan pengeluaran perkapita.

Data IPM Provinsi Maluku Utara terus meningkat sepanjang 2019-2024 dengan angka berturut-turut, 68,70 (2019); 68,49 (2020); 68,76 (2021); 69,47 (2022); 70,21 (2023); dan 71,84 (2024). Mengenai laju pertumbuhan ekonomi,Provinsi Maluku Utara mencatat pencapaian yang signifikan karena nilai realisasi kinerja secara keseluruhan terhadap laju pertumbuhan ekonomi melampaui target, yaitu 165,99 persen.

Artinya, kriteria penilaian realisasi kinerja laju pertumbuhan ekonomi di Provinsi Maluku Utara Sangat Tinggi. Berdasarkan data laju pertumbuhan ekonomi Provinsi Maluku Utara sepanjang 2018-2023, terjadi kenaikan yang signifikan. Pada 2018, pertumbuhan ekonomi sebesar 7,86persen; kemudian 6,25 persen (2019); 5,39 persen (2020); 16,79 persen (2021); 22,94 persen (2022); dan 20,49 persen (2023).

Kondisi ini menjadikan Maluku Utara sebagai daerah dengan pertumbuhan perekonomian tertinggi nasional, bahkan dunia. Sayangnya, angka pertumbuhan ekonomi yang cemerlang itu belum mampu membebaskan masyarakat di daerah ini dari kemiskinan.

Kepala Bappeda Provinsi Maluku Utara, Muhammad Sarmin S. Adam mengatakan, ada dua kabupaten yang angka kemiskinannya berada di atas rata- rata nasional, yakni Kabupaten Halmahera Tengah dan Halmahera Timur dengan tingkat kemiskinan masing-masing 11,44 persen dan 12,47 persen. Sementara pada Maret 2024, persentase penduduk miskin di Indonesia sebesar 9,03 persen, turun dari 9,36 persen pada Maret 2023.

Angka kemiskinan di dua kabupaten tersebut juga menjadi yang tertinggi di antara kabupaten/kota lainnya di Provinsi Maluku Utara, yang berada di kisaran 3-8 persen. Kemiskinan di Kabupaten Halmahera Tengah dan Halmahera Timur itu bertolak belakang dengan potensi yang ada di sana. Untuk diketahui, di Kabupaten Halmahera Tengah dan Halmahera Timur terdapat Kawasan Industri Prioritas Nasional.

“Ini menjadi pekerjaan rumah besar kami ke depan,” kata Sarmin. “Semestinya, ketika terdapat industri prioritas nasional di suatu daerah, maka wilayah itu menjadi sentra pertumbuhan dan mendorong perbaikan kualitas hidup masyarakat di sana.” Penjabat Gubernur Maluku Utara, Samsuddin Abdul Kadir melihat banyak peluang yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

Salah satunya peluang lapangan pekerjaan pada perusahaan yang ada di kawasan industri tersebut. Menurut dia, keberadaan industrialisasi hilirisasi nikel membutuhkan banyak tenaga kerja. “Kebutuhan tenaga kerja itu mendatangkan banyak orang karena memang Maluku Utara sendiri tidak mampu memasok tenaga kerja sebanyak itu,” kata Samsuddin seperti dikutip dari seputarmalut, Selasa (17/12/24).

Dia mencontohkan, salah satu perusahaan tambang nikel di Halmahera Tengah membutuhkan 70 ribu pekerja. Sementara penduduk Kabupaten Halmahera Tengah hanya 60 ribu orang. “Artinya, pekerja di pertambangan nikel itu lebih banyak dari penduduk di kabupaten itu sendiri,” ujarnya. Meski begitu, Samsuddin membenarkan ada sebagian putra-putri asli Maluku Utara yang bekerja di perusahaan tambang tersebut.

Keberadaan kawasan industri ternyata belum menyerap tenaga kerja lokal secara maksimal. Pada 2022, tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Halmahera Timur mencapai 5,2 persen.

Angka ini menjadi yang tertinggi ketiga di antara sepuluh kabupaten/kota di Provinsi Maluku Utara. Sementara di Kabupaten Halmahera Tengah, tingkat pengangguran terbuka mencapai 3,06persen atau peringkat kedelapan dari  sepuluh kabupaten/kota di provinsi tersebut.

Dalam empat tahun terakhir, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Maluku Utara melaksanakan berbagai kegiatan untuk menekan angka pengangguran terbuka. Misalkan, mengadakan Program Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja dan Kewirausahaan. Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi para pencari kerja melalui pelatihan, baik yang berbasis kompetensi maupun pelatihan kewirausahaan.

Para pencari kerja diarahkan agar dapat memiliki keterampilan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja atau industri dan meningkatkan keterampilan wirausaha bagi pengembangan usaha sektor informal. Kegiatannya berupa pelatihan kerja berdasarkan klaster kompetensi. Juga ada Program Penempatan Tenaga Kerja.

Program ini membuka kesempatan bagi pencari kerja agar dapat mengakses informasi dan peluang kerja.

Terdapat tiga kegiatan unggulan yang diharapkan mampu menekan angka pengangguran terbuka, yakni bimbingan dan penyuluhan jabatan; pelaksanaan bursa kerja; dan perluasan kesempatan kerja.Samsuddin menyampaikan peluang  lain bagi masyarakat Maluku Utara agar tidak terjebak  dalam kemiskinan. Caranya, menjadi petani, peternak, atau nelayan untuk memenuhi kebutuhan pangan lokal, atau masuk ke sektor pariwisata.

“Peluang itu terbuka karena belum banyak orang yang masuk ke sana,” kata Samsuddin.

“Namun persoalannya, sampai saat ini masyarakat belum bisa memasok kebutuhan pangan karena produksi masih sedikit.” Dengan produksi yang masih sedikit, masyarakat Provinsi Maluku Utara mengandalkan pasokan bahan pokok itu dari luar, yakni Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Makassar, dan Surabaya.  Akibat ketergantungan pasokan dari luar daerah itu, maka angka inflasi Provinsi Maluku Utara cukup tinggi. “Kami mendorong masyarakat membuka peluang untuk memenuhi kebutuhan lokal,” katanya. (A)

BACA JUGA :

Inklusi Keuangan Malut Masih Tertinggal di Tengah Lonjakan Ekonomi, Ada Apa?

Senyum Warga Sula Terima Takjil dari Pak Polisi dan Abang Ojek

BeritaTerkait

Inklusi Keuangan Malut Masih Tertinggal di Tengah Lonjakan Ekonomi, Ada Apa?

Inklusi Keuangan Malut Masih Tertinggal di Tengah Lonjakan Ekonomi, Ada Apa?

by Redaksi
Jumat,27 Februari 2026
0

AKSESNEWS.COM, TERNATE – Di tengah lonjakan pertumbuhan ekonomi yang impresif, Provinsi Maluku Utara menghadapi ironi dengan sektor yang menyerap tenaga...

Senyum Warga Sula Terima Takjil dari Pak Polisi dan Abang Ojek

Senyum Warga Sula Terima Takjil dari Pak Polisi dan Abang Ojek

by Redaksi
Jumat,27 Februari 2026
0

AKSESNEWS.COM, SULA - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Sula bersama Bhayangkari Cabang Kepulauan Sula melaksanakan kegiatan bakti sosial pembagian takjil gratis...

Polres Halsel Dorong Pembangunan Jembatan Merah Putih

Polres Halsel Dorong Pembangunan Jembatan Merah Putih

by Redaksi
Kamis,5 Februari 2026
0

AKSESNEWS.COM, HALSEL - Dalam upaya mendukung pembangunan infrastruktur desa dan meningkatkan aksesibilitas masyarakat, Polres Halsel bersinergi dengan Pemerintah Daerah melalui...

Reses Dr. Haryadi Membuka Daftar Persoalan Infrastruktur Warga Bakajaya

Reses Dr. Haryadi Membuka Daftar Persoalan Infrastruktur Warga Bakajaya

by Redaksi
Sabtu,31 Januari 2026
0

AKSESNEWS.COM, HALTENG – Keterbatasan infrastruktur dasar dan sarana penunjang ekonomi masih menjadi persoalan utama masyarakat Desa Bakajaya, Kecamatan Patani, Kabupaten...

Wagub Malut Beri Tenggat 35 Hari, OPD Diminta Tuntaskan Temuan BPK

Wagub Malut Beri Tenggat 35 Hari, OPD Diminta Tuntaskan Temuan BPK

by Redaksi
Rabu,28 Januari 2026
0

AKSESNEWS.COM, TERNATE – Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, menegaskan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Maluku Utara...

Turun ke Lokasi Banjir Halbar, Wagub Sarbin Sehe Pastikan Warga Tak Kekurangan

Turun ke Lokasi Banjir Halbar, Wagub Sarbin Sehe Pastikan Warga Tak Kekurangan

by Redaksi
Selasa,13 Januari 2026
0

AKSESNEWS.COM, SOFIFI - Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, turun langsung meninjau lokasi terdampak banjir di Kabupaten Halmahera Barat,...

Next Post
Peringati Hari Ibu ke 96, Pemprov Komitmen dukung Industri Rumahan Untuk Perempuan di Maluku Utara 

Peringati Hari Ibu ke 96, Pemprov Komitmen dukung Industri Rumahan Untuk Perempuan di Maluku Utara 

Discussion about this post

 

 

 

 

 

 

POPULAR NEWS

Bertemu Direktur Bappenas, Wawali: Sofifi Tidak Terlepas Dari Kesultanan dan Pemda Tidore Kepulauan

Bertemu Direktur Bappenas, Wawali: Sofifi Tidak Terlepas Dari Kesultanan dan Pemda Tidore Kepulauan

Kamis,23 Oktober 2025
Satresnarkoba Polresta Tidore Berhasil Amankan Tiga Pelaku Dalam Penyalahgunaan Narkotika

Satresnarkoba Polresta Tidore Berhasil Amankan Tiga Pelaku Dalam Penyalahgunaan Narkotika

Rabu,24 September 2025
Dua Pemuda Pengedar Narkotika Jenis Ganja Berhasil Diamankan Sat Resnarkoba Polresta Tidore

Dua Pemuda Pengedar Narkotika Jenis Ganja Berhasil Diamankan Sat Resnarkoba Polresta Tidore

Rabu,28 Januari 2026
Manajemen Baru RSUD Tidore Kepulauan Sukses Lunasi Hutang Rp2,6 Miliar Dalam Tiga Bulan

Manajemen Baru RSUD Tidore Kepulauan Sukses Lunasi Hutang Rp2,6 Miliar Dalam Tiga Bulan

Sabtu,4 April 2026
Pemangkasan Dana TKD Kota Tidore Tahun 2026, Sejumlah Kebijakan Terancam Ditiadakan

Pemangkasan Dana TKD Kota Tidore Tahun 2026, Sejumlah Kebijakan Terancam Ditiadakan

Senin,29 September 2025

EDITOR'S PICK

Dilantik Presiden RI, Maluku Utara Resmi Punya Gubernur Perempuan Pertama

Dilantik Presiden RI, Maluku Utara Resmi Punya Gubernur Perempuan Pertama

Jumat,21 Februari 2025
Muhammad Sinen – Ahmad Laiman Mengikuti Gladi Kotor Jelang Pelantikan

Muhammad Sinen – Ahmad Laiman Mengikuti Gladi Kotor Jelang Pelantikan

Selasa,18 Februari 2025
Jalan Penghubung Rusak Parah, Kades Nuku Minta Pemprov Seriusin

Jalan Penghubung Rusak Parah, Kades Nuku Minta Pemprov Seriusin

Kamis,5 Juni 2025
Musrenbang RKPD Kota Tidore Kepulauan tahun 2024 Resmi Dibuka

Musrenbang RKPD Kota Tidore Kepulauan tahun 2024 Resmi Dibuka

Minggu,16 April 2023 9:40 am
Aksesnews.com

Alamat Redaksi: Jln. Boki Nursaefa Kel. Tomagoba Kec. Tidore, kota Tidore Kepulauan, Provinsi Maluku Utara

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Cyber
  • Terms of Service

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Jakarta
    • Maluku
    • Maluku Utara
  • Daerah
    • Kota Ternate
    • Halmahera Selatan
    • Sofifi
    • Tidore
  • Pemerintahan
    • DPRD
  • Politik
  • Advektorial
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Ragam
  • Pendidikan