ADVERTISEMENT
Aksesnews.com
Kamis, April 30, 2026
No Result
View All Result
  • Nasional
    • Jakarta
    • Maluku
    • Maluku Utara
  • Daerah
    • Kota Ternate
    • Halmahera Selatan
    • Sofifi
    • Tidore
  • Pemerintahan
    • DPRD
  • Politik
  • Advektorial
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Ragam
  • Pendidikan
Morning News
  • Beranda
  • Dprd
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Ragam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Daerah

DPPPA Malut Gelar Penguatan dan pelatihan satgas Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat di Pulau Morotai

Redaksi by Redaksi
Selasa,11 Juli 2023 12:53 am
A A

AKSESNEWS.COM, MOROTAI – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Maluku Utara (DPPPA Malut) mengelar kegiatan penguatan dan pelatihan satgas Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) Tahun 2023.

Kegiatan yang berlangsung di Aula kantor Bupati Pulau Morotai, Senin (10/7/23) dibuka secara resmi oleh Penjabat Bupati Morotai yang diwakili oleh Assiten II, Bidang Administrasi Umum dan Kehumasan, Syafruddin Manyila.

Kepala Dinas PPPA Malut, Hj Musrifah Alhadar mengatakan, penguatan dan pelatihan Satgas PATBM ini merupakan salah satu langkah dalam melaksanakan arahan Presiden RI pada rapat terbatas, 9 Januari 2020 terkait upaya-upaya penurunan kekerasan pada perempuan dan anak.

Salah satunya adalah melakukan reformasi besar-besaran pada manajemen penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dengan membentuk layanan one stop services, agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat, terintegrasi dan lebih komprehensif.

Dikatakan, sebagai bentuk wujud kehadiran negara dalam memberikan pelayanan kepada perempuan dan anak korban kekerasan khususnya di wilayah Provinsi Maluku Utara, maka pada akhir tahun 2020, Pemerintah Provinsi Maluku Utara telah membentuk sebuah unit pelayanan teknis yang khusus dalam pemberian layanan kepada perempuan dan anak korban kekerasan, yang disebut Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA).

Dimana, UPTD PPA Provinsi Maluku Utara memberikan layanan berupa Layanan Pengaduan dan advokasi, layanan Pendampingan Psikologi , layanan Kesehatan, Layanan Hukum, Layanan Rehabilitasi sosial dan Layanan Rumah Aman dan Pemulangan, selain itu UPTD PPA Provinsi Maluku Utara telah memiliki Psikolog, Pengacara, Konselor dan Rumah Perlindungan yang memadai.

Sebelumnya, pada tanggal 25 September 2020 Pulau Maitara telah dicanangkan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) sebagai Pulau Bebas Pornografi Anak. Pencanangan ini diharapkan dapat menjadi model percontohan bagi daerah lain dalam membangun sistem perlindungan anak dari bahaya pornografi.

Saat ini, kata Musrifah, Dinas PPPA Provinsi Maluku Utara, memiliki layanan berbasis website dengan nama www.ceriacare.com. yang memberikan layanan konsultasi secara online, berupa Konsultasi Psikologi, Konsultasi IBI (Ikatan Bidan Indonesia), Konsultasi IDI (Ikatan Dokter Indonesia) dan Konsultasi Hukum (Bantuan atau layanan pendampingan hukum).

“Temukan informasi dan edukasi untuk keluarga tercinta. Mari Rajut Masa Depan Keluargamu bersama Ceria Care, “ajak Musrifah.

Selanjutnya Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) meluncurkan Layanan Call Center Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) yang bertujuan untuk mempermudah akses bagi korban atau pelapor dalam melakukan pengaduan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta pendataan kasusnya. Layanan SAPA 129 merupakan wujud nyata adanya jaminan penyediaan layanan rujukan akhir bagi perempuan dan anak korban kekerasan yang memerlukan perlindungan khusus.

Berdasarkan Data SIMFONI-PPA Maluku Utara Tahun 2022, kami mencatat kenaikan kasus kekerasan pada perempuan dan anak dari tahun sebelumnya, dimana pada tahun 2021 tercatat 290 kasus, sedangkan pada tahun 2022 sebanyak 396 kasus dengan jumlah korban sebanyak 432, diantaranya 218 korban anak perempuan, 40 korban anak laki-laki, dan 169 diantaranya adalah korban perempuan dewasa.

Sedangkan data kekerasan pada perempuan dan anak di Kabupaten Pulau Morotai sendiri selama tahun 2022 tercatat ada 17 korban dengan rincian 2 korban perempuan dewasa dan 15 korban anak perempuan.

Untuk itu melalui kegiatan ini, kami berharap dapat meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan ketrampilan para aktivis PATBM untuk dapat mencegah dan merespon awal kekerasan terhadap anak serta meningkatkan rasa kepedulian masyarakat yang tergabung dalam kelompok PATBM dalam pemenuhan hak-hak anak, “harap Musrifah.

Sementara, Sekertaris Daerah dalam sambutannya yang disampaikan Assiten II, Bidang Administrasi Umum dan Kehumasan, Syafruddin Manyila mengatakan, pemerintah pusat dan daerah telah banyak mengeluarkan kebijakan dan melaksanakan berbagai program yang mendukung pemenuhan hak dan perlindungan kepada anak, akan tetapi berbagai program tersebut belum mampu membendung terjadinya kekerasan terhadap anak.

Hal ini terjadi karena upaya perlindungan anak belum bayak menekankan pada pencegahan dan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan keluarga, anak dan masyarakat secara bersama-sama.

Dikatakan bahwa setiap anak, sejak dalam kandungan hingga kemudian mencapai 18 tahun, memiliki hak-hak dasar yang melekat pada setiap diri anak yang harus dihormati, dilindungi dan dipenuhi.

Hak-hak tersebut berprinsip pada memberikan yang terbaik bagi anak, hak hidup dan kelangsungan hidup, nondiskriminasi, dan penghargaan terhadap pandangan anak. Artinya hak-hak tersebut harus dipenuhi bukan semata-mata untuk kelangsungan hidup anak, tetapi juga untuk mewujudkan kepentingan terbaik bagi semua anak, tanpa membeda-bedakan.

“Melalui kegiatan Penguatan PATBM diharapkan dapat menurunkan angka kekerasan pada anak dengan cara mengubah norma sosial dan praktik budaya yang menerima, membenarkan dan mengabaikan kekerasan yang terjadi pada anak, “harapnya.

Olehnya itu, perlu dilakukan untuk membangun sistem pada tingkat komunitas dan keluarga untuk pengasuhan yang mendukung, relasi yang aman untuk mencegah kekerasan dan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam menanggapi kekerasan yang terjadi terhadap anak dengan melakukan jejaring dengan lembaga layanan yang tersedia.

“Kader/aktivis PATBM harus mampu mengenal, menelaah, dan mengambil inisiatif untuk mencegah dan memecahkan permasalahan-permasalahan yang terjadi pada anak anak dan mampu secara mandiri maupun bersama-sama untuk melakukan perlindungan terhadap anak serta mampu menjadi agen perubahan di wilayahnya Kabupaten Pulau Morotai, “pungkasnya.

Untuk diketahui, kegiatan ini dilakukan selama dua hari dengan menghadirkan Kepala Dinas Sosial PPPA pulau Morotai , Kepala BPMD dan ketua PATBM desa todokuiha Halmahera Utara, dan Nurdewa Safar, Fasilitator Daerah PATBM juga ketua Daurmala sebagai narasumber. (*)

BACA JUGA :

Inklusi Keuangan Malut Masih Tertinggal di Tengah Lonjakan Ekonomi, Ada Apa?

Senyum Warga Sula Terima Takjil dari Pak Polisi dan Abang Ojek

Tags: DPPPA Malutpenguatan dan pelatihan satgasPulau Morotai

BeritaTerkait

Inklusi Keuangan Malut Masih Tertinggal di Tengah Lonjakan Ekonomi, Ada Apa?

Inklusi Keuangan Malut Masih Tertinggal di Tengah Lonjakan Ekonomi, Ada Apa?

by Redaksi
Jumat,27 Februari 2026
0

AKSESNEWS.COM, TERNATE – Di tengah lonjakan pertumbuhan ekonomi yang impresif, Provinsi Maluku Utara menghadapi ironi dengan sektor yang menyerap tenaga...

Senyum Warga Sula Terima Takjil dari Pak Polisi dan Abang Ojek

Senyum Warga Sula Terima Takjil dari Pak Polisi dan Abang Ojek

by Redaksi
Jumat,27 Februari 2026
0

AKSESNEWS.COM, SULA - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Sula bersama Bhayangkari Cabang Kepulauan Sula melaksanakan kegiatan bakti sosial pembagian takjil gratis...

Polres Halsel Dorong Pembangunan Jembatan Merah Putih

Polres Halsel Dorong Pembangunan Jembatan Merah Putih

by Redaksi
Kamis,5 Februari 2026
0

AKSESNEWS.COM, HALSEL - Dalam upaya mendukung pembangunan infrastruktur desa dan meningkatkan aksesibilitas masyarakat, Polres Halsel bersinergi dengan Pemerintah Daerah melalui...

Reses Dr. Haryadi Membuka Daftar Persoalan Infrastruktur Warga Bakajaya

Reses Dr. Haryadi Membuka Daftar Persoalan Infrastruktur Warga Bakajaya

by Redaksi
Sabtu,31 Januari 2026
0

AKSESNEWS.COM, HALTENG – Keterbatasan infrastruktur dasar dan sarana penunjang ekonomi masih menjadi persoalan utama masyarakat Desa Bakajaya, Kecamatan Patani, Kabupaten...

Turun ke Lokasi Banjir Halbar, Wagub Sarbin Sehe Pastikan Warga Tak Kekurangan

Turun ke Lokasi Banjir Halbar, Wagub Sarbin Sehe Pastikan Warga Tak Kekurangan

by Redaksi
Selasa,13 Januari 2026
0

AKSESNEWS.COM, SOFIFI - Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, turun langsung meninjau lokasi terdampak banjir di Kabupaten Halmahera Barat,...

Tak Tunggu Lama, Atas Arahan Gubernur Sherly Tjoanda Pemprov Maluku Utara Kirim Bantuan ke Halbar–Halut

Tak Tunggu Lama, Atas Arahan Gubernur Sherly Tjoanda Pemprov Maluku Utara Kirim Bantuan ke Halbar–Halut

by Redaksi
Jumat,9 Januari 2026
0

AKSESNEWS.COM, SOFIFI – Pemerintah Provinsi Maluku Utara menunjukkan respon cepat dalam menangani bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten...

Next Post
Kepemimpinan AGK di Kritik DPRD Maluku Utara

Kepemimpinan AGK di Kritik DPRD Maluku Utara

Discussion about this post

 

 

 

 

 

 

POPULAR NEWS

Bertemu Direktur Bappenas, Wawali: Sofifi Tidak Terlepas Dari Kesultanan dan Pemda Tidore Kepulauan

Bertemu Direktur Bappenas, Wawali: Sofifi Tidak Terlepas Dari Kesultanan dan Pemda Tidore Kepulauan

Kamis,23 Oktober 2025
Satresnarkoba Polresta Tidore Berhasil Amankan Tiga Pelaku Dalam Penyalahgunaan Narkotika

Satresnarkoba Polresta Tidore Berhasil Amankan Tiga Pelaku Dalam Penyalahgunaan Narkotika

Rabu,24 September 2025
Dua Pemuda Pengedar Narkotika Jenis Ganja Berhasil Diamankan Sat Resnarkoba Polresta Tidore

Dua Pemuda Pengedar Narkotika Jenis Ganja Berhasil Diamankan Sat Resnarkoba Polresta Tidore

Rabu,28 Januari 2026
Manajemen Baru RSUD Tidore Kepulauan Sukses Lunasi Hutang Rp2,6 Miliar Dalam Tiga Bulan

Manajemen Baru RSUD Tidore Kepulauan Sukses Lunasi Hutang Rp2,6 Miliar Dalam Tiga Bulan

Sabtu,4 April 2026
Pemangkasan Dana TKD Kota Tidore Tahun 2026, Sejumlah Kebijakan Terancam Ditiadakan

Pemangkasan Dana TKD Kota Tidore Tahun 2026, Sejumlah Kebijakan Terancam Ditiadakan

Senin,29 September 2025

EDITOR'S PICK

Ribuan Pendukung Menyambut Paslon MASI-AMAN, Abdullah: Figur Ayah Dan Abang Pas Di Hati Masyarakat Tomalou

Ribuan Pendukung Menyambut Paslon MASI-AMAN, Abdullah: Figur Ayah Dan Abang Pas Di Hati Masyarakat Tomalou

Kamis,24 Oktober 2024
Walikota Buka Secara Resmi Pelaksanaan Forum Rancangan Awal RPJPD 2025-2045 Dan RKPD 2025

Walikota Buka Secara Resmi Pelaksanaan Forum Rancangan Awal RPJPD 2025-2045 Dan RKPD 2025

Kamis,11 Januari 2024
Pimpin Apel Gabungan, Ali Ibrahim Ingatkan ASN Tetap Memberikan Pelayanan Terbaik

Pimpin Apel Gabungan, Ali Ibrahim Ingatkan ASN Tetap Memberikan Pelayanan Terbaik

Senin,6 Januari 2025
Walikota Minta Pimpinan OPD Hilangkan Ego Sektoral Untuk Mencapai Target PAD Tidore Yang Lebih Baik

Walikota Minta Pimpinan OPD Hilangkan Ego Sektoral Untuk Mencapai Target PAD Tidore Yang Lebih Baik

Senin,17 Maret 2025
Aksesnews.com

Alamat Redaksi: Jln. Boki Nursaefa Kel. Tomagoba Kec. Tidore, kota Tidore Kepulauan, Provinsi Maluku Utara

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Cyber
  • Terms of Service

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Jakarta
    • Maluku
    • Maluku Utara
  • Daerah
    • Kota Ternate
    • Halmahera Selatan
    • Sofifi
    • Tidore
  • Pemerintahan
    • DPRD
  • Politik
  • Advektorial
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Ragam
  • Pendidikan