TERNATE — Wakil Gubernur Maluku Utara melalui Staf Ahli, Fachrudin Tukuboya, mendorong Wanita Islam Alkhairat (WIA) Provinsi Maluku Utara untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan sosial, keagamaan, dan ketahanan keluarga.
Dorongan tersebut disampaikan saat pembukaan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) WIA Tahun 2025 di Aula Pondok Pesantren Al-Khairat Kalumpang, Ternate, Sabtu (20/12/2025).
Pemerintah Provinsi Maluku Utara menilai organisasi perempuan memiliki posisi strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia, dimulai dari lingkungan keluarga.
Tak hanya itu, lanjut Fachrudin, perempuan dipandang berperan penting dalam menanamkan nilai akhlak, pendidikan, serta kesiapan generasi muda menghadapi tantangan sosial dan perkembangan zaman.
“Rakerwil WIA 2025 difokuskan sebagai forum konsolidasi organisasi dan penyusunan program kerja yang lebih responsif terhadap kebutuhan umat, “ujar Fachrudin seperti dikutip dari laman resmi Diskominfo Malut.
Disisi lain, terdapat sejumlah isu yang juga menjadi perhatian penting seperti penguatan pendidikan keluarga, peningkatan kapasitas ekonomi perempuan, serta pembinaan keagamaan yang moderat dan berakar pada kearifan lokal, “ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Maluku Utara juga menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan organisasi kemasyarakatan, termasuk Wanita Islam Alkhairat, guna mendukung pembangunan daerah yang berkeadilan dan berkelanjutan.
“Melalui Rakerwil ini, WIA Provinsi Maluku Utara diharapkan menghasilkan program kerja yang aplikatif dan berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya perempuan dan generasi muda, sejalan dengan agenda pembangunan daerah, “tutupnya. (red)


















Discussion about this post