Resmi Dilantik, Muchtar Husen Jabat Ketua BPC Sibualamo Halmahera Barat

Maluku Utara110 views

AKSESNEWS.COM, JAILOLO – Gubernur Maluku Utara KH. Abdul Gani Kasuba selaku Ketua Pembina Sibualamo, melantik sebanyak 47 Ketua dan Badan Pengurus Cabang (BPC) Sibualamo Kabupaten Halmahera Barat, bertempat di Kedaton Kesultanan Jailolo di Bukit Tagalaya, Desa Soakonora, Sabtu (3/9/2022).



Pelantikan dan Pengukuhan BPC Halmahera Barat, berdasarkan surat keputusan badan pengurus Sibualamo Maluku Utara dengan nomor 05/KPTS SMU/8/2022 tanggal 03 September Tahun 2022, tentang pengangkatan badan pengurus Sibualamo Cabang Kabupaten Halmahera Barat Periode 2022 -2027.

Acara pelantikan yang berlangsung dengan menyongsong tema “Tantangan budaya digital dan respon Sibualamo dalam penguatan kearifan lokal di Kabupaten Halmahera Barat itu, diawali dengan prosesi pengangkatan KH Abdul Ghani Kasuba sebagai Jiko Ma Uta dan Ketua Umum Sibualamo, Saifuddin Djuba sebagai Kimalaha Tagalaya oleh Sultan Jailolo, Ahmad Abdullah Sjah.


Penyerahan Bendera Sibualamo oleh Ketua Umum Sibualamo Maluku Utara, Saifuddin Djuba kepada Ketua Sibualamo Kabupaten Halmahera Barat, Muchtar Husen.

Ketua panitia, Ariyanto Bubangon menyebutkan menyampaikan bahwa Sibualamo sering diidentikkan dengan Tobelo dan ini Halmahera Barat, namun menurutnya Sibualamo adalah untuk Maluku Utara yang menghimpun semua suku, ras dan agama disini.

“Sibualamo adalah rumah besar bagi semua suku yang ada di Maluku Utara yang bergerak di bidang sosial, budaya dan pengembangan kearifan lokal,” kata Ariyanto.


Ketua Umum Sibualamo Maluku Utara, Saifuddin Djuba.

Diwaktu yang sama, Ketua Umum Sibualamo Maluku Utara Saifuddin Djuba dikesempatan itu menekankan agar, Sibualamo harus menjadi penyeimbang dalam setiap gerak perubahan zaman di Maluku Utara.

“Di tengah perubahan zaman yang cepat dan menimbulkan perubahan sikap dan perilaku, maka Sibualamo hadir untuk mengimbangi dan merawat nilai nilai moral sesuai dengan kearifan lokal,” tegas Safrudin Juba.


Wakil Bupati Halmahera Barat, Djufri Muhammad.

Sementara, Wakil Bupati Halmahera Barat, Djufri Muhammad menyebutkan keterlibatan dan dukungan pemerintah daerah Kabupaten Halmahera Barat dan Kesultanan Jailolo karena ada nilai kebaikan yang hendak diperjuangkan.

“Kita menggabungkan diri dalam organisasi ini untuk mengembangkan menjaga dan melestarikan jati diri kita sebagai orang Halmahera ini patut diapresiasi dan dibanggakan,”ujar orang nomor dua di Kabupaten Halmahera Barat.


Gubernur Maluku Utara, KH. Abdul Ghani Kasuba.

Gubernur Maluku Utara, Abdul Ghani Kasuba menekankan pada poin persatuan, meskipun Maluku Utara memiliki perbedaan satu dengan lainnya, dia menyentil soal kesultanan yang telah berperan dalam merawat keragaman.

“Kesultanan itulah yang menjadikan kita bersatu dan tidak terpisah pisah, sehingga dengan adanya Sibualamo menjadi rumah besar tempat bernaung,” ungkapnya.

Gubernur berharap daerah yang pernah mengalami konflik horizontal ini tidak akan mengulangi kesalahan yang sama di masa yang datang
“Pengurus Sibualamo punya tanggung jawab besar untuk tidak mengacaukan rumah besar ini yang membuat kita kocar-kacir, Sibualamo bukan organisasi politik, sehingga jangan biarkan tercerai karena perbedaan pilihan politik harapnya.

Mohtar Husen selaku Ketua BPC Sibualamo Halmahera Barat bertekad akan membawa Sibualamo yang dipimpinnya menjadi lebih baik dan bermanfaat bagi semua.

“Ini adalah amanah yang besar dan kita selalu berusaha dan berikhtiar agar amanah ini dapat kita jalankan dengan baik dan memberikan manfaat bagi banyak orang,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *