PUPR Malut Lakukan Konsultasi dengan BPJN Atasi Masalah Longsor di Puncak Gusale

Maluku Utara14 views

AKSESNEWS.COM, SOFIFI – Akibat hujan deras yang menguyur wilayah Maluku Utara, mengakibatkan sejumlah ruas jalan mengalami kerusakan, seperti di jalan nasional trans Halmahera, tepatnya di tanjakan puncak Gosale, samping kediaman Gubernur Maluku Utara, yang sudah rusak akibat longsor beberapa waktu lalu.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Maluku Utara, bakal berkoordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kementerian PUPR wilayah Maluku Utara.

“Akibat hujan deras sehingga jalan tersebut longsor, saya sudah koordinasikan dengan Kepala BPJN Malut untuk melihat jalan itu,” kata Plt Kadis PUPR Malut Saifuddin Djuba”, pada Jumat (19/8/2022).

Plt Kadis PUPR Malut Saifuddin Djuba menjelaskan, bahwa jalan yang longsor itu merupakan status jalan Nasional, sehingga penanganannya dibawah BPJN Kementerian PUPR di Maluku Utara, Dinas PUPR Malut hanya melakukan koordinasi.

”Jadi Hasil koordinasi dengan Kepala BPJN Malut, direspon cepat, dan akan dilakukan penanganan dalam waktu dekat ini,” ucap Saifuddin Djuba.

Lebih lanjut disampikan Saifuddin Djuba, dari hasil koordinasi, pihak BPJN langsung turun melakukan asesmen dilokasi jalan longsor didampingi Sekertaris dan Beberapa Staf Dinas PUPR Malut.

“Tadi pagi (Jumat) tim dari BPJN Malut telah turun ke lokasi, bersama dengan Dinas PUPR Malut, sehingga dari pihak PBJN akan ambil langkah cepat penanganan jalan rusak akibat longsor, tersebut,” jelas Saifuddin.

Ia menambahkan, penanganan harus dilakukan secepatnya, karena ruas jalan tersebut, selain akses ke Kantor Gubernur dan Kediaman Gubernur Malut, juga menghubungkan transportasi tiga kabupaten yakni Sofifi- Halmahera Utara, Halmahera Barat dan Halmahera Timur.

“Ruas jalan tersebut sangat vital, karena selain akses menuju kantor Gubernur dan Kediaman Gubernur, juga menghubungkan lima kabupaten dan kota yakni Halmahera Utara, Halmahera Barat, Halmahera Timur, Sofifi Kota Tidore Kepulauan, Halmahera Tengah dan Daratan Gane Kabupaten Halmahera Selatan, sehingga harus secepatnya ditangani”harapnya.(*red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *