Gubernur Harap Rakor Balitbangda bisa Tingkatkan Riset dan Inovasi Daerah

Daerah8 views

AKSESNEWS.COM, TERNATE – Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Maluku Utara mengelar Rapat Koordinasi Riset dan Inovasi Daerah bersama 10 kabupaten/kota.

Kegiatan yang berlangsung dengan tema “Transformasi kelembagaan Kelitbangan Maluku Utara” ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Maluku Utara yang diwakili Asisten II Bidang Ekonomi dan Administrasi Pembangunan, Sri Haryanti Hatari, di Batik Hotel Ternate, Selasa (8/8/2023).

Dalam sambutan Gubernur Maluku Utara, Sri Haryati Hatari menyampaikan bahwa rakor ini diharapkan dapat meningkatkan riset dan inovasi daerah upaya menyukseskan perencanaan pembangunan.

“Atas nama Pemprov Maluku Utara kami apresiasi Balitbangda yang menginisiasi rakor ini dalam rangka peningkatan inovasi dan sinergitas percepatan peningkatan pembangunan di bidang penelitian dan pengembangan inovasi,” kata Sri Haryanti Hatari.

Sri mengatakan, pembangunan harus berdasarkan perencanaan dan perencanaan harus berbasis bukti atau data dan informasi yang didapatkan dari hasil-hasil kelitbangan. Karena kesuksesan pembangunan hanya bisa tercapai dengan perencanaan yang baik.

Lanjut Sri, indeks inovasi daerah Pemprov Malut sebagai bagian dari indeks inovasi nasional, dimana Malit masih tergolong sangat rendah bila dibandingkan dengan indeks inovasi provinsi yang lain, oleh karena itu perlu didorong dan dipacu penerapan inovasi-nya.

“Hal ini perlu dorongan dan koordinasi antar seluruh perangkat daerah Pemprov Maluku Utara untuk mendongkrak indeks inovasi sebagai salah satu tolok ukur penting dalam penyelenggaraan pemerintah daerah,” ujar Sri.

Sri menuturkan, Balitbangda Provinsi Malut telah berpartisipasi aktif dalam penginputan data pengukuran indeks inovasi daerah di lingkup Pemprov Malut. Dan harapannya dapat membuahkan hasil peningkatan indeks inovasi Malut dari kurang inovatif menjadi inovatif.

Selain itu menurut Sri, salah satu agenda dalam Perpres 78 Tahun 2021 Tentang Brin, yaitu adanya amanah pembentukan Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) yang diharapkan mampu untuk mempercepat kegiatan Litbangjirap, Invensi dan inovasi di daerah

Sri berharap dengan rakor ini, setelah mendapatkan informasi terkait Brida, rakor ini harus dijadikan momentum untuk bisa menjadikan Provinsi Malut Inovasi dan segera bertransformasi dari Litbang ke Brida. yang dapat menghadirkan pembaruan dan kebaruan, terutama sebagai pendukung utama aktifitas Litbang di daerah Malut.

“Pembentukan Brida Maluku Utara, diharapkan menjadi perangkat daerah yang kokoh, profesional dan adaptif dalam melaksanakan kebijakan, koordinasi, dan sinkronisasi serta pengendalian Litbangjirap, investasi dan inovasi di daerah, serta menjadi sentra dalam memperkenalkan pentingnya riset dan inovasi kepada masyarakat,” jelas Sri.

Sri menambahkan, kabupaten/kota juga diharapkan bisa dapat membentuk Brida di masing-masing daerahnya sesuai dengan kemampuan darah. Hal ini dimaksud demi kelancaran pelaksanaan koordinasi program dan kebijakan Brin untuk melakukan kerjasama dan kolaborasi dengan Brida guna mendorong percepatan pembangunan nasional khususnya di Provinsi Malut

“Saya berharap setelah mengikuti Rakor ini, Balitbangda Provinsi Maluku Utara dan peserta yang hadir dapat memahami pentingnya Riset dan Inovasi daerah, serta terus menerus meningkatkan kualitas hasil kelitbangan yang dikonversi menjadi inovasi daerah dalam menyelesaikan masalah-masalah pembangunan,” pungkasnya. (rfd/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *